Rindu Mie-Ayam Kampung

Entah kenapa, tapi saya mendadak sangat ingin makan mie ayam. Bukan sembarang mie ayam, tapi mie ayam kampung. Ya, mie ayam pinggir jalan yang berkualitas rendah dengan pendamping saos merah (sering juga disebut ‘caos’ oleh banyak orang).

Dorongan itu begitu kuat hingga siang tadi saya menelurusi jalan di Margonda, Depok, mencari mie ayam kampung. Ah, ternyata ada! Semacam ‘chain’ rupanya. Karena saya melihat merk dagang yang sama di beberapa gerobak. Kelihatannya pun enak.

Hmm, setelah suapan pertama, ternyata cukup enak. Apalagi setelah dicampur dengan ‘caos’-nya

Kadang-kadang saya berpikir, jangan-jangan yang membuat ketagihan justru racun-racun yang ada di saos merahnya itu. Habis bagaimana? Sejak kecil makannya sudah itu. Sekolah juga itu. Waktu kuliah, mie ayam dan caos lah yang setia menemani disaat kantong kering.

Jadi, biar keracunan, tapi ada aspek nostalgianya nih! *nggak bener ya?

4 Responses

  1. duh
    dorongan hatimu sama dengan perasaanku.

  2. Gw jadi keingetan paguyuban Mie Ayam binaan Bogasari: Mie Ayam Tunggal Rasa.
    Boleh dicoba tuh

  3. mie ayam kampung memang enak,,
    jadi pengen makan deh,,, hehehhehe…

  4. wah mas, kalau topping ayamnya enak, gak usah pake saos juga sudah mantep….. di ABndung ada sih yang begitu ala kampung tapi top….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.